Rabu, 03 Agustus 2016

Teka teki Kehidupan


Hidup adalah tepi-tepi pemahaman. Yang saling bertolak belakang satu sama lain Sentuh satu tepinya, maka ajaib sekali, Kita akan memahami tepi satunya lagi Tidak paham? Bukankah dengan melewati seluruh tepi kesedihan Maka kita akan paham hakikat kebahagiaan Lewatilah tepi kesendirian Maka kita akan bersyukur atas kebersamaan Laluilah tepi kefakiran Maka kita akan mengerti memiliki Cobalah untuk diam, hening Maka kita akan lebih dewasa menyikapi keramaian Rasakanlah tepi pengkhianatan Maka kita akan paham hakikat kesetiaan Alamilah sensasi tepi ditinggalkan Maka kita akan mengerti definisi menunggu Lewatilah tepi kebencian Maka kita akan paham tentang kasih sayang Hidup adalah tepi-tepi pemahaman. Yang saling bertolak belakang satu sama lain Sentuh satu tepinya, maka ajaib sekali, Kita akan memahami tepi satunya lagi...

Tak semua Harus Dituliskan


Kamu tahu, Kasih sayang tidak dibisikkan lewat kata-kata Karena setelah kata itu hilang, tiada yang tersisa Kasih sayang juga tidak dituliskan di atas kertas, batu, bahkan besi sekalipun Karena kertas bisa robek, batu bisa hancur, dan baja besi bisa berkarat, dan tiada yang tersisa Kasih sayang pun tidak disimbolkan dengan cincin, hadiah, dan sebagainya Karena benda di dunia tiada yang abadi, akan rusak pun binasa Kasih sayang selalu dituliskan dengan perbuatan Lantas perbuatan mengukir kenangan dalam waktu Akan terus dipeluk erat oleh para pencinta yang mengerti Menyajak kasih sayang sesuai petunjuknya Tidak melanggar batas, tidak pula melampaui nafsu Hingga kelak kemudian bertemu kembali Dalam janji Tuhan yang sungguh pasti....

Diam Sebentar


Ssttt... Diamlah sebentar. Cinta sejati hanya bisa didengar justeru dalam senyap. Bukan gegap gempita kalimat, yang mengaburkan makna. Dan kita tertipu oleh tampilannya. Ssttt... Ayo duduk sejenak. Cinta sejati hanya bisa dikenali saat sepi. Diperhatikan dengan seksama, dalam kesadaran diri paripurna. Bukan berisik teriak-teriak 'Aku cinta kamu'. Hanya untuk esok lusa kita meratap kencang-kencang sebaliknya. Ssttt.... Bisakah kita diam dulu? Agar cinta sejati menunjukkan siapa diri sebenarnya. Apakah yang ini, atau yang itu, atau mungkin yang lain lagi. Dan kita harus menunggu dan bersabar........